Berita Terkini

Berita terbaru yang ada di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung
http://polrestabandarlampung.com/storage/uploads/berita/polres-berita_20210316_175402-60508e4a7b885.jpeg
SAT RESKRIM POLRESTA BANDAR LAMPUNG TANGKAP PELAKU SPESIALIS RUSAK MESIN ATM

2021-03-16 17:54:02

Bandar lampung. Dengan maraknya kejahatan pencurian di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan modus pembobolan dan perusakan Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung melakukan penyelidkan dan berhasil meringkus dua tersangka pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) saat akan beraksi membobol ATM DI Jalan Kimja Way halim Bandar  Lampung, Sabtu (13/03).

Kedua tersangka yang ditangkap adalah, YW (40), Wiraswasta, warga Hanura Pesawaran dan PS (40), Wiraswasta, warga Hanura Pesawaran.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Yan Budi Jaya, S.IK., M.M. yang diwakili Kasat Reskrim Kompol Resky Mauala YZ. S.IK., M.H. mengatakan, Kedua tersangka merupakan spesialis pembobol ATM dengan modus rusak mesin. "Keduanya sudah melakukan aksinya di kota Bandar Lampung lebih dari 7 kali.


Dari penangkapan itu disita barang bukti satu buah kartu ATM dan satu buah alat obeng yang sudah dimodifikasi sebagai penahan tempat keluar uang dari mesin dan Pipa besi yang sudah dimodifikasi sebagai penarik uang dari mesin.

Kapolresta mengutarakan, modus ini dengan merusak mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dilakukan kedua tersangka, dimana pengambilan uang tidak tercatat pada transaksi bank. “Mereka tarik uang pakai kartu ATM sendiri. Dengan kelicikannya, penarikan dana tidak tercatat dalam transaksi bank, sehingga saldo tersangka tidak berkurang," ujarnya.


"Saat uang akan keluar dari mesin ATM, YW langsung mengganjal lubang tempat keluarnya uang dengan obeng yang sudah dimodifikasi  dan kemudian uang yang tersangkut ditarik secara paksa dengan pipa besi yang dimodifikasi sehingga saldo tidak berkurang dikarenakan mesin mendeteksi kerusakan/error. Sedangkan Tersangka PS menunggu diluar sambil mengawasi sekitar " ungkapnya.

Menurut pengakuan tersangka, mereka belajar melalui teman dan sudah berhasil  membobol ATM lebih dari 7 kali. "dan selama 2 bulan sudah memperoleh 15 juta rupiah.

Akibat tindakannya para tersangka akan dikenai pasal pencurian dengan pemberatan sesuai pasal 363 KUHPidana dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun.

http://polrestabandarlampung.com/storage/uploads/berita/polres-berita_20210316_134518-605053fed562d.jpeg
SAT NARKOBA POLRESTA BANDAR LAMPUNG TANGKAP RESIDIVIS PENGEDAR SABU

2021-03-16 13:45:18

Bandar Lampung. Satresnarkoba Polresta Bandar Lampung menangkap seorang laki-laki warga asal Penengahan Bandar Lampung EM (28).

EM ditangkap di Jalan Sam ratulangi Kel.Penengahan Kota Bandar Lampung Pada saat akan melakukan transaksi sabu-sabu oleh satuan narkoba Polresta Bandar Lampung.

Kasat Narkoba Polresta Bandar Lampung Kompol Zainul Fachri, S.IK. Mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya, S.IK., M.M. mengatakan EM ditangkap berdasarkan laporan masyarakat bahwa sering diduga mengedarkan narkoba, sehingga satuan narkoba langsung melakukan penyelidikan terhadap EM dan pada hari sabtu 14 maret 2021 tersangka  diketahui akan melakukan transaksi di Jalan Sam Ratulangi lalu Petugas segera mendatangi lokasi dan benar EM terlihat di lokasi dan segera diamankan yang kemudian padanya ditemukan 21 paket kecil diduga sabu-sabu  seberat 7,33 gram yang disimpannya didalam tas yang dibawanya.sehingga EM dan barang bukti segera di bawa ke Mapolresta Bandar Lampung guna di periksa lebih lanjut.


 â€œPenangkapan pelaku bermula saat Satresnarkoba mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya peredaran narkotika di wilayah Penengahan Kota Bandar Lampung,” ujarnya, Selasa(16/03/2021).


Kompol Zainul juga meminta kepada masyarakat untuk selalu mewaspadai peredaran narkotika di wilayahnya masih-masing dan tak segan melapor kepada pihak Kepolisian jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika. 

Akibat perbuatannya ini, EM dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 112 ayat (2) dan UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau mati.

http://polrestabandarlampung.com/storage/uploads/berita/polres-berita_20210316_100738-605020fab6c31.jpeg
Polresta Bandar Lampung Menerima Kunjungan Walikota

2021-03-16 10:07:38

Bandar Lampung. Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana yang dilantik 26 Februari 2021  melaksanan kunjungan silaturahmi kerja Ke Kantor Polresta Bandar Lampung dan langsung di sambut oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya, S.IK.,M.M. Dan Wakapolresta AKBP Ganda M.H.Saragih, S.IK., Jumat (12/03/2021).

Dalam Kunjungannnya Walikota mengapresiasi Program kampung Tanggguh yang di Canangkan Polresta dan akan memprioritaskan pelaksanaan program Kampung Tangguh Nusantara di Bandar Lampung, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dalam kunjungan kerjanya ke Mapolresta Bandar Lampung mendorong seluruh jajaran Aparat Kepolisian Resort Kota Bandar Lampung agar target pada April 2021 mendatang Bandar Lampung bisa segera masuk ke zona hijau Covid-19, Jumat (12/03/2021)


"Kami mengajak masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, agar bandar lampung segera bisa menjadi zona hijau, masyarakat dimohon keikhlasannya dalam menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, jika sehat semua aktivitas bisa dilaksanakan," ujar Eva Dwiana.

 Sebelumnya, terkait hal tersebut pada awal April 2021 jajaran Polresta Bandar Lampung menargetkan 126 kelurahan di Kota Bandar Lampung bisa menjadi kampung tangguh untuk menekan angka penyebaran Covid-19, diharapkan seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam rangka mensukseskan program tersebut.


Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya pada saat menerima kunjungan mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Ibu Walikota Eva Dwiana atas dukungannya dengan program Kampung Tangguh Nusantara dan berharap kedepan tetap dalam menjalin kerjasama yang baik.

Pada kesempatan tersebut Kapolresta juga mengajak Walikota Untuk melihat pelayanan pelayan di Polresta Mulai dari Pelayan Pembuatan SIM, SKCK, Pelaporan Pengaduan serta Command Center dan ETLE. 

http://polrestabandarlampung.com/storage/uploads/berita/polres-berita_20210316_093803-60501a0b4ded4.jpeg
Polresta Ringkus Ungkap Sindikat Jual-Beli STNK-BPKB Palsu

2021-03-16 09:38:03

BANDARLAMPUNG - Polresta Bandarlampung berhasil mengamankan tiga orang yang diduga sindikat jual-beli surat-surat kendaraan palsu. Yaitu AB (22) dan AJ (37) dari Tanjungkarang Timur, Bandarlampung, serta ZK (66) dari Jabung, Lampung Timur. Kasus ini, terang Kapolresta Bandarlampung Kombes Yan Budi, menjadi titik terang bagi pihak kepolisian yang tengah mencari alur penjualan kendaraan bermotor curian di Lampung, khususnya Bandarlampung.

’’Ini cukup menarik karena selama ini kita tidak pernah tahu arahnya pencurian bermotor. dan ini menjadi titik terang karena banyak kendaraan hasil curian yang larinya kesana karena ada tempat pembuatan Surat-Surat Bodongnya.,” katanya dalam ekspose kasus tersebut di mapolresta, Selasa (9/3).Lebih jauh, dia menjelaskan ungkap kasus ini berawal dari adanya informasi jual-beli sepeda motor bodong atau tanpa dokumen yang sah pada Sabtu(6/3) sekitar pukul 17.00 WIB. Mendapatkan info tersebut, Tim Tekab 308  melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Abkorisan berikut 1 unit sepeda motor Yamaha N-Max putih dengan nomor polisi B 4710 TTO dan 1 lembar STNK. AB diamankan di Jl. Hayam Wuruk, Bandarlampung.

Berdasarkan hasil pengembangan kasus oleh petugas, lanjutnya, diketahui bahwa sepeda motor Yamaha N-Max tersebut merupakan milik Alfath Habibie yang dicuri pada 19 Februari 2021. Kasus pencurian tersebut terjadi di Jl. RA Baasyid, Gg. Paring, labuhan Dalam, Bandarlampung.

“Dari pemeriksaan, STNK yang dimiliki AP tersebut palsu. Petugas kembali melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus terkait asal-usul sepeda motor tersebut,” katanya. Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, imbuhnya, petugas akhirnya berhasil mengamankan Andi Jatra yang diduga sebagai perantara jual-beli dan Zul Karnaen sebagai pembuat STNK palsu. Pelaku diamankan bersama barang bukti berupa 15 buah BPKB dan 13 lembar STNK yang diduga dipalsu.


Petugas juga mengamankan sejumlah spare part sepeda motor. Seperti kunci motor, kunci kontak, dan lainlain. ”Ketiga tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHPidana serta pasal 480 KHUPidana dan pasal 266 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun,” tegasnya. Selanjutnya, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polres Lampung Timur untuk membongkar sindikat pencurian surat-surat palsu kendaraan bermotor tersebut. “Karena tidak menutup kemungkinan banyak, ada home industri untuk pembuatan surat-surat bodong ini di Lampung Timur sana,” tandasnya. Sementara, Zul Karnaen (66) mengaku telah menjalankan bisnis pembuatan STNK palsu tersebut sejak 6 bulan lalu. Bapak tiga anak ini mengatakan telah berhasil menjual sebanyak 10 unit kendaraan bodong berikut surat-surat palsunya.’’Untungnya sekitar Rp700 ribu perunit. Uangnya diputar lagi untuk beli barang-barang (STNK dan BPKB palsu),” akunya. Dia mengatakan selama ini membeli STNK dan BPKB palsu secara online melalui seseorang. STNK palsu tersebut dibeli seharga Rp250 ribu per lembar dan dijual kembali dengan harga Rp700

ribu per lembar.Sementara untuk satu paket STNK dan BPKB dibeli seharga Rp1,5 juta dan dijual kembali seharga Rp2 juta. ’’Saya tinggal ubah datanya saja sesuai

motor yang mau dijual. Kadang ada yang beli hanya STNK sama BPKB. Tergantung permintaan (pembeli,),” katanya.

http://polrestabandarlampung.com/storage/uploads/berita/polres-berita_20210303_142120-603f38f06890d.jpeg
SIE PROPAM POLRESTA BANDAR LAMPUNG GELAR GAKTIBLIN

2021-03-03 14:21:20

BANDAR LAMPUNG, Seksi Propam Polresta Bandar Lampung Kembali melaksanakan pemeriksaan sikap tampang serta kelengkapan personil Polresta Bandar Lampung, Kali ini yang diperiksa adalah seluruh personil satuan Intel pada saat selesai melaksanakan apel pagi, Rabu (03/03).

Kegiatan yang dipimpin langsung Kasi Propam polresta Bandar Lampung AKP Supriyanto Husin, SH., MH. Dan didampingi Kanit Provos Iptu B.Panggabean mengatakan sasaran dari kegiatan pemeriksaan tersebut selain melakukan pengecekan sikap tampang ,kelengkapan administrasi / surat menyurat senjata api (senpi) organik Polri yang dipinjam pakaikan juga sekaligus pemeriksaan kebersihan senpi itu sendiri dan juga Urine.


Dalam Kesempatan tersebut Kasi Propam juga terus mengingatkan arahan dari Kapolri untuk Mengantisipasi kejadian yg mengakibatkan pers TNI tertembak, Personil opsnal dilarang memasuki tempat-tempat hiburan atau cafe dan menggunakan Narkoba atau terlibat langsung dengan peredaran Narkoba, Mengingatkan dalam penggunaan senjata api agar tetap sesuai Perkap, Tidak melakukan tindakan sewenang wenang yang dapat mencoreng nama baik Polri dan terakhir Melaporkan setiap kejadian kepada pimpinan.

Dalam Kegiatan pengecekan Pagi ini terdapat beberapa personel yang tidak membawa surat keterangan seperti KTP dan SIM serta ada pula yang SIM nya sudah mati dan langsung diberikan tindakan fisik, kemudian untuk kelengkapan Surat Ijin Penggunaan Senata Api semuanya masih berlaku dan kami berharap dapat merawatnya dengan baik serta yang paling utama harus digunakan sesuai dengan SOP. Serta untuk pemeriksaan Urine semuanya Negatif tidak ada yang yang menggunakan narkoba. ucap AKP supriyanto.